Kata Sambutan Ketua

Selamat datang dan selamat berkunjung kami ucapkan kepada seluruh pengunjung website ini. Salam hangat juga kami sampaikan kepada seluruh pengguna dan pengunjung Situs Resmi Pengadilan Agama Lubuk Basung di manapun anda berada.

Kini, hanya dengan mengakses alamat kami di http://pa-lubukbasung.go.id baik dari komputer, laptop, tablet maupun smartphone, anda akan mendapatkan beragam informasi penting yang kami sajikan, mulai dari prosedur berperkara, jadwal persidangan, berita-berita terbaru dan informasi lainnya yang sangat berharga dan berkaitan dengan penyelenggaraan badan peradilan yang modern, transparan dan akuntabel. Dan menariknya, bagi para pengguna jejaring media sosial facebook, hanya dengan "like" halaman (fanspage) Pengadilan Agama Lubuk Basung, anda akan mendapatkan up-date berita terbaru.

Kami sadari bahwa website ini masih banyak kekurangan baik dari sisi tampilan, menu, maupun informasi dan data. Namun demikian, kami selalu berinovasi dan berkreasi demi terciptanya pelayanan dan penyelenggaraan peradilan yang berbasis pemanfaatan teknologi informasi yang modern dan terintegrasi, khususnya bagi masyarakat pencari keadilan di Kabupaten Agam.

Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung,

Drs. ASLAM

 

Sejarah PA. Lubuk Basung

SEJARAH PENGADILAN AGAMA LUBUK BASUNG

A. Dasar Hukum Pembentukan Pengadilan Agama Lubuk Basung 
  Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 92 Tahun 1982. 
 
B. Sejarah Pembentukan Pengadilan Agama Lubuk Basung   

Latar belakang berdirinya Pengadilan Agama Lubuk Basung adalah sebagai Keputusan Presiden RI Nomor : 15 Tahun 1982 tentang Kepindahan Ibu Kota Kabupaten Agam dari Kota Bukitinggi ke Lubuk Basung, Belum adanya Pengadilan Agama yang berada di Pusat Ibu Kota Kabupaten Agam yang baru,   Mengingat luasnya Wilayah Kabupaten Agam yang menjadi wilayah hukum Pengadilan Agama Maninjau, meskipun sebagian wilayah Kabupaten Agam Timur telah menjadi Wilayah Hukum Pengadilan Agama Bukittinggi dan jauhnya jarak wilayah Agam Barat ke Pengadilan Agama Maninjau.

Dasar Hukum Pendirian Pengadilan Agama Lubuk Basung adalah Keputusan Menteri Agama Nomor : 92 Tahun 1982. Mengingat luasnya Wilayah Kabupaten Agam dan belum adanya Pengadilan Agama di pusat Kabupaten Agam yang baru, maka pada Tahun 1982 timbul inisiatif dari Pengadilan Tinggi Agama Padang ( semasa Ketua Bapak Drs. RUSTAM IBRAHIN dan Panitera Bapak LUKMAN KASIM) untuk mendirikan Pengadilan Agama Lubuk Basung dengan menyampaikannya kepada Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Departemen Agama RI.

Inisiatif dari Pengadilan Tinggi Agama Padang tersebut disambut baik oleh Departemen Agama RI dengan keluarnya Keputusan Menteri Agama RI Nomor : 92 Tahun 1982 tentang Izin Pendirian Pengadilan Agama Lubuk Basung di Lubuk Basung sebagai Ibu Kota Kabupaten Agam yang baru.

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor : 92 Tahun 1982 tersebut Pengadilan Tinggi Agama Padang melalui Panitera/Sekretarisnya Bapak LUKMAN KASIM  melakukan koordinasi dengan Pemerintahan Daerah Kabupaten Agam yang saat itu masih berpusat di Bukittinggi.

Pada Tahun 1982 tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Agam (semasa Bupatinya Bapak M. NUR SYAFE’I) menghibahkan tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Agam kepada Pengadilan Tinggi Agama Padang untuk Pembangunan Pengadilan Agama Lubuk Basung seluas 1.146 m2 yang terletak di Surabayo Lubuk Basung (sekarangt Jalan Veteran No. 629 Padang Baru Lubuk Basung).

Pelaksanaan Pembangunan gedung Pengadilan Agama Lubuk Basung untuk yang pertama kalinya Pada tahun 1983 dimulailah pembangunan gedung Pengadilan Agama Lubuk Basung dengan anggaran yang bersumber dari Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) melalui Daftar Isian Proyek (DIP) Departemen Agama RI tahun anggaran 1983/1984).

Pelalsanaan pembangunan ini langsung dilaksanakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Padang atas petunjuk Direktur Badan Peradilan Agama Departemen Agama RI dengan Pimpinan Proyeknya di jabat oleh Bapak Drs. BAHARUDDIN ( Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang) dan Benpronya dijabat oleh Bapak  LUKMAN KASIM ( Panitera/Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Padang)

Serah gedung pertama Setelah Pembangunan gedung selesai sekitar pada pertengahan tahun 1984, kemudian Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang menunjuk dan mengusulkan Bapak  Drs. DARIMI ISLAMI Hakim  Pengadilan Agama Batusangkar untuk mengisi formasi Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung, disamping menunjuk dan memindahkan Pegawai untuk untuk mengisi formasi lainnya.

Pada Tahun 1986 Bapak  Drs. DARIMI ISLAMI resmi menjadi Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung yang pertama dengan Panitera/Sekretaris Drs. SUHAIMI, MS dan beberapa personil Pegawai. Dan Kemudian pada Tanggal 27 Maret 1986 diserahterimakanlah gedung Pengadilan Agama Lubuk Basung oleh Pengadilan Tinggi Agama Padang kepada Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung yang telah ditunjuk dan semenjak itu secara resmi pada tanggal 01 April 1986 Pengadilan Agama Lubuk Basung mulai beroperasi melaksanakan tugasnya sesuai dengan tugas Pengadilan Agama yang telah ditentukan dengan yuridiksi wilayah hokum semula meliputi 3 Kecamatan yaitu :

1.       Kecamatan Lubuk Basung

2.       Kecamatan Tanjung Mutiara

3.       Kecamatan Palembayan

Kemudian sehubungan dengan pemekaran wilayah kecamatan oleh Pemerintahan Daerah Kabupaten Agam pada tahun 2005, maka wilayah hukum Pengadilan Agama Lubuk Basung menjadi 4 Kecamatan yaitu

         a.       Kecamatan Lubuk Basung

         b.       Kecamatan IV Nagari

         c.       Kecamatan Tanjung Mutiara

         d.       Kecamatan Palembayan

Gedung Lama
 

Pada masa kepemimpinan Bapak Drs. Darimi Islami berakhir pada tahun 1998 yang langsung digantikan oleh Bapak Drs. Djazril Darwis  yang menjabat sampai tahun 2002, dan di tahun 2002 digantikan dengan Bapak Drs. Burhanuddin yang menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung sampai tahun 2004 dan langsung digantikan oleh Drs. Abdul.

Seiring dengan perkembangan Pengadilan Agama semenjak satu atap di bawah Mahkamah Agung RI, pada tahun 2007 Pengadilan Agama Lubuk Basung mendapatkan anggaran untuk pembelian tanah berdasarkan DIPA Tahun 2007 sebesar Rp. 870.000.000,- ( Delapan ratus tujuh puluh juta rupiah).

Berdasarkan anggaran tersebut, Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung (semasa itu BapakDrs. ABD HAKIM, MHI dan Panitera IRSYADI, S.Ag, MHI serta Penaggung Jawab Kegiatan PPK  H. DAMIRI, A, SH) berserta pegawai terkait berhasil mendapatkan lokasi baru yang terletak di Jalan St. Syahrir, Jorong V Sungai Jaring, Kecamatan Lubuk Basung ( sekitar 700 m dari lokasi gedung lama).

Lokasi ini sangat strategis dengan luas 8.700 m2, dan kemudian pada tahun 2009 melalui DIPA tahun 2009 didapatlah anggaran untuk pembangunan fisik gedung tahap I sebesar Rp. 2.100.000.000,- (Dua milyar seratus juta rupiah) dan pada Tahun 2010 dilanjutkan pembangunan tahap II dengan anggaran DIPA tahun 2010 sebesar Rp. 3.000.000.000,- (Tiga milyar rupiah) dan pada tahun itu pula puncak kempemimpinan Drs Abdul Hakim menjadi Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung berakhir dan digantikan oleh Drs. Syafri Amsul dan untuk pembangunan tahap II di ambil alih oleh Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung yang baru Drs. Syafri Amrul.

Gedung Pengadilan Agama Lubuk Basung yang baru ini dibangun bertingkat  ( Tingkat II) dengan luas bangunannya 1.156 m2.

Pembangunan gedung ini selesai pada tahun 2010 dan diresmikan pada tanggal 30 Juni 2011 oleh Bapak Ketua Mahkamah Agung RI  DR. H. HARIFIN A. TUMPA, SH, MH. di Bali yang plakat peresmiannya diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung  Drs. SYAFRI AMRUL.

Semenjak diresmikannya gedung Pengadilan Agama Lubuk Basung yang baru tersebut, maka semenjak itu pula secara resmi operasional kegiatan peradilan telah dilakukan di gedung yang baru tersebut.

Setelah bangunan gedung selesai dan diserahterimakan oleh kontraktor kepada Panitia penerima pekerjaan Pengadilan Agama Lubuk Basung, maka Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung bersama seluruh Hakim, Pejabat fungsional dan struktural serta seluruh karyawan/karyawati sepakat untuk pindah kegedung yang baru tersebut. Akhirnya pada tanggal 25 Maret 2011 gedung tersebut mulai dimanfaatkan yaitu dilakukan pemindahan kegiatan dan seluruh inventaris kegedung yang baru tersebut, dan semenjak itu sampai sekarang Pengadilan Agama Lubuk Basung resmi berkantor di gedung yang baru di Jalan St. Syahrir No 2 Jorong V Sungai Jaring, Kecamatan Lubuk Basung.

Dengan pindahnya kegiatan Pengadilan Agama Lubuk Basung dari gedung lama yang terletak di Jalan Veteran No. 629 Padang Baru, Lubuk Basung ke gedung baru di Jalan St. Syahrir, Jorong V Sungai Jariang, Lubuk Basung, maka status tanah dan bangunan gedung kantor lama tersebut dialih fungsikan menjadi rumah dinas Pengadilan Agama Lubuk Basung dengan Surat Keputusan Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI Nomor : 63/BUA/SK/IV/2011 tertanggal 05 April 2011.

Gedung Baru (tampak depan) 
Gedung Baru (tampak samping) 
  Tepat pada tanggal 25 Maret 2011 Pengadilan Agama Lubuk Basung pindah ke gedung baru yang beralamat di Jalan Sutan Syahrir No. -, jalan menuju Sport Center Agam dan besebelahan dengan kantor SAMSAT Agam.  Gedung baru ini dibangun diatas tanah seluas 8.700 m­2 dengan luas bangunan 1.156 m2. Pada tanggal 28 Maret 2011 Pengadilan Agama Lubuk Basung memulai aktifitasnya pada gedung baru tersebut hingga saat ini.  
 

 

Visi dan Misi

VISI DAN MISI PENGADILAN AGAMA LUBUK BASUNG

Visi :

Visi Pengadilan Agama Lubuk Basung merupakan penjabaran dari Visi Mahkamah Agung Republik Indonesia, yang dirumuskan sebagai berikut : 

"Terwujudnya Penyelenggaraan Peradilan Yang Agung."

Misi :

Untuk Mewujudkan Visi tersebut diatas, maka Misi Pengadilan Agama Lubuk Basung secara garis besar dirumuskan sebagai berikut :

  1. Menjaga Kemandirian Pengadilan Agama Lubuk Basung;
  2. MeningkatkanKualitas Pelayanan Publik Bidang Hukum Dan Keadilan Sesuai Dengan Tugas Pokok dan Fungsi Pengadilan Agama;
  3. Meningkatkan Kemampuan Aparatur Pengadilan Agama Lubuk Basung yang Professional, Bersih, Berwibawa dan Beralkhlakul Karimah;
  4. Menjaga Citra Pengadilan Agama Lubuk Basung Sebagai Peradilan Negara.

Wilayah Yurisdiksi

WILAYAH YURISDIKSI

Data dan Keterangan Wilayah Hukum Pengadilan Agama Lubuk Basung.  
Wilayah Hukum Pengadilan Agama Lubuk Basung ditandai dengan warna Hijau Daun (Kec. Lubuk Basung), Hijau Tua (Kec. IV Nagari), Kream (Kec. Tanjung Mutiara) dan Ungu (Kec. Palembayan)
Wilayah Pengadilan Agama Lubuk Basung meliputi empat kecamatan dari enam belas Kecamatan yang ada dalam Daerah Tingkat II Kabupaten Agam :
A.  Jumlah Kecamatan dan Kelurahan/ Desa seluruh wilayah hukum Pengadilan Agama Lubuk Basung : 
     Jumlah Kecamatan adalah 4 kecamatan;
     Jumlah Desa adalah 98 Nagari/Jorong/ Desa.
B.  Nama Kecamatan dan Kelurahan/ Desa serta radius/ jaraknya ke Pengadilan Agama Lubuk Basung :
    Nama Kecamatan :
    -  Kecamatan Lubuk Basung
    -  Kecamatan IV Nagari
    -  Kecamatan Tanjung Mutiara  
    -  Kecamatan Palembayan  
    Nama Nagari/ Jorong/ Desa :

 

NO.  NAMA  KECAMATAN   WILAYAH / DAERAH  RADIUS 
I.  LUBUK BASUNG 
    A.  Nagari Lubuk Basung
    1.  Jorong Siguhung   I 
    2.  Jorong Parit Panjang   I 
    3.  Jorong Pasar Lubuk Basung   I 
    4.  Jorong Balai Ahad   I 
    5.  Jorong Sangkir   I 
    6.  Jorong Surabayo   I 
    7.  Jorong Sungai Jaring   I 
   
    B. Nagari Garagahan
    1.  Jorong Bancah Taleh   I 
    2.  Jorong Garagahan   I 
    3.  Jorong Kampung Caniago   I 
    4.  Jorong Parit Rantang   I 
   
    C. Nagari Kampung Pinang 
    1.  Jorong Balai Selasa   I 
    2.  Jorong Batang Piarau   I 
    3.  Jorong Pasar Durian   I 
   
    D.  Nagari Kampung Tangah 
    1.  Jorong Batu Hampa   I 
    2.  Jorong Sikabu   I 
    3.  Jorong Ujuang Padang   I 
    4.  Jorong Anak Aie Kumayan   II 
   
    E.  Nagari Manggopoh 
    1.  Jorong Balai Satu   I 
      - Dusun Padang Mardani   II 
      - Dusun Kajai Pisik   II 
    2.  Jorong Batu Hampa Manggopoh   I 
    3.  Jorong Pasar Durian Manggopoh   I 
    4.  Jorong Anak Aie Dadok   II 
    5.  Jorong Kubu Anau   II 
    6.  Jorong Sago   II 
    7.  Jorong Padang Tongga   II 
    8.  Jorong Manggopoh Utara   II 
 
II.  IV NAGARI 
    A.  Nagari Bawan 
    1.  Jorong Pasa Bawan   II 
    2.  Jorong Pudung   II 
    3.  Jorong Anak Aie Kasiang   II 
    4.  Jorong Lubuk Aluang   II 
    5.  Jorong Malabur   II 
   
    B.  Nagari Batu Kambing 
    1.  Jorong Pasa Batu Kambiang   II 
    2.  Jorong Kampuang Parik   II 
    3.  Jorong Balai Badak   II 
    4.  Jorong Alahan Siriah   II 
   
    C. Nagari Sitanang 
    1.  Jorong Gantiang   II 
    2.  Jorong Pamatang Panjang   II 
    3.  Jorong Simpang Ampek  II 
   
    D.  Nagari Sitalang 
    1.  Jorong Tandikek   II 
    2.  Jorong Kampung Melayu   II 
 
III.   TANJUNG MUTIARA 
    A.  Nagari Tiku Selatan 
    1.  Jorong Gasan Kaciak   II 
    2.  Jorong Banda Gadang   II 
    3.  Jorong Pasa Tiku   II 
    4.  Jorong Pasia Tiku   II 
    5.  Jorong Kampung Darek   II 
    6.  Jorong Pasia Paneh   II 
    7.  Jorong Sungai Nibung   II 
   
    B.  Nagari Tiku Utara 
    1.  Jorong Cacang Randah   II 
    2.  Jorong Cacang Tinggi   II 
    3.  Jorong Durian Kapeh   II 
    4.  Jorong Bukik Malintang   II 
   
    C.  Nagari Tiku V Jorong 
    1.  Jorong Masang   III 
    2.  Jorong Labuhan   III 
    3.  Jorong Ujung Labuang   III 
    4.  Jorong Subang-subang   III 
    5.  Jorong Muaro Putuih   III 
    6.  Jorong Masang Timur   III 
    7.  Jorong Ujung Labuang Timur   III 
 
IV.   PALEMBAYAN
     A.  Nagari Baringin 
    1.  Jorong Marambuang   III 
    2.  Jorong Data Buayan   III 
    3.  Jorong Kampuang Baringin   III 
    4.  Jorong Talaok   III 
    5.  Jorong Sungai Taleh   III 
    6.  Jorong Data Munti   III 
    7.  Jorong Data Baringin   III 
   
    B.  Nagari Sungai Pua 
    1.  Jorong Sungai Pua   III 
    2.  Jorong Muaro Palintang   III 
    3.  Jorong Data Sungai Pua   III 
   
    C.  Nagari Sipinang 
    1.  Jorong Sipinang   III 
    2.  Jorong Kampuang Tabu   III 
    3.  Jorong Paraman   III 
   
    D.  Nagari IV Koto Palembayan 
    1.  Jorong Piladang   III 
    2.  Jorong Pasar Palembayan   III 
    3.  Jorong Bamban   III 
    4.  Jorong Koto Tinggi   III 
    5.  Jorong Palembayan Tangah   III 
    6.  Jorong Lambeh   III 
    7.  Jorong Lubuak Gadang   III 
   
    E.  Nagari Tigo Koto Silungkang 
    1.  Jorong Tantaman   III 
    2.  Jorong Silungkang   III 
    3.  Jorong Gumarang I   III 
    4.  - Dusun   III 
    5.  Jorong Gumarang II   III 
    6.  - Dusung Alahan Anggang   III 
   
    F.  Nagari Salareh Aie 
    1.  Jorong Koto Alam   III 
    2.  Jorong Kayu Pasak   III 
    3.  Jorong Tapian Kandis   III 
    4.  Jorong Padang Koto Gadang   III 
    5.  Jorong Tompek   III 

 

C.   Penduduk Kota Lubuk Basung Seluruhnya 198.471 orang, terdiri dari :
  * Jenis Kelamin :
    Laki - laki     =  101.349  orang
    Perempuan =    97.122  orang
  Agama :
    Islam =  194.835  orang
    Kristen Protestan   =       3.504  orang
    Kristen Katolik =            113  orang
    Hindu =              19  orang
    Budha =                -   orang
    Konghuchu =                -   orang

 (sumber : Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Agam Tahun 2012)

 

Tupoksi

TUGAS POKOK DAN FUNGSI PENGADILAN AGAMA

A. TUGAS POKOK 
  Sesuai dengan pasal 49 Undang-undang No. 3 Tahun 2006 perubahan pertama dari Undang-undang No. 7 Tahun 1989, tugas pokok pengadilan adalah untuk memeriksa, memutuskan dan menyelesaikan perkara ditingkat  pertama dibidang :
1.  Izin beristri lebih dari 1 orang; 
2.  Izin melangsungkan perkawinan bagi orang yang belum berusia 21 tahun, dalam hal orang tua  wali, atau keluarga dalam garis lurus ada perbedaan pendapat; 
3.  Dispensasi kawin; 
4.  Pencegahan perkawinan; 
5.  Penolakan perkawinan oleh Pegawai Pencatat Nikah; 
6.  Pembatalan perkawinan;
7.  Gugatan kelalaian atas kewajiban suami dan istri;
8.  Perceraian karena talak; 
9.  Gugatan perkawinan
10. Penyelesaian harta bersama; 
11. Penguasaan anak; 
12. Ibu dapat memikul biaya pemeliharaan dan pendidikan anak bilamana bapak yang seharusnya bertanggung jawab tidak mematuhinya; 
13. Penentuan kewajiban memberi biaya penghidupan oleh suami kepada bekas istri atau penentuan suatu kewajiban bagi bekas istri; 
14. Putusan tentang sah tidaknya seorang anak; 
15. Putusan tentang pencabutan kekuasaan orang tua; 
16. Pencabutan kekuasaan wali; 
17. Penunjukan orang lain sebagai wali oleh pengadilan dalam hal kekuasaan seorang wali dicabut; 
18. Penunjukan seorang wali dalam hal seorang anak yang belum cukup umur 18 tahun yang ditinggal kedua orang tuanya; 
19. Pembebanan kewajiban ganti kerugian atas harta benda anak yang ada dibawah kekuasaanya; 
20. Penetapan asal-usul seorang anak dan penetapan pengangkatan anak berdasarkan hukum Islam;
21. Putusan tentang hal penolakan pemberian keterangan untuk melakukan perkawinan campuran;
22. Pernyataan tentang sahnya perkawinan yang terjadi sebelum undang-undang no. 1 tahun 1974 tentang perkawinan dan dijalankan menurut peraturan yang lain; 
23. Penetapan pengangkatan anak; 
Selain tugas diatas, berdasarkan pasal 52 A Undang-undang No. 3 tahun 2006, Pengadilan Agama juga bertugas :
24. Penetapan (Itsbat) terhadap kesaksian melihat hilal awal bulan; 
25. Memberika keterangan atau nasehat mengenai perbedaaan penentuan arah kiblat dan penentuan waktu sholat 
 
B. FUNGSI 
  Sesuai denga tugasnya, fungsi Pengadilan Agama Lubuk Basung adalah sebagai berikut : 
1.  Fungsi Pelayanan Teknis Yustisial.
2.  Fungsi Administratif (Pelayanan Administrasi Yustisial dan Administrasi Non Yustisial/ Umum). 
3.  Fungsi Pengawasan / Kontrol. 
4.  Fungsi Pelayanan Informasi. 
5.  Fungsi Pelayanan Pengaduan 
6.  Fungsi Eksekutor.