Fokus PA. Lubuk Basung

Kalender Kegiatan Ketua

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

Berita PA.Lubuk Basung

Ketua PA Lubuk Basung Terima Kunjungan  Dari PA Batusangkar Kelas IB

Ketua PA Lubuk Basung Terima Kunjungan Dari PA Batusangkar Kelas IB

Lubuk Basung | https://pa-lubukbasung.go.id/ Senin/ 28 Oktober 2019. Pada hari Senin Sore tanggal 28 Oktober 2019, Afrizal, S,Ag, MH Ketua  Pengadilan Agama Lubuk Basung menerima kunjungan dari rombongan PA...

Upacara Hari Sumpah Pemuda  PA Lubuk Basung

Upacara Hari Sumpah Pemuda PA Lubuk Basung

Lubuk Basung | https://pa-lubukbasung.go.id/ Senin/ 28 Oktober 2019. Tanggal 28 Oktober adalah salah satu hari bersejarah bagi bangsa Indonesia karena pada tanggal tersebutlah para pemuda pemudi Indonesia bersatu membulatkan...

Briefing Kamis, Ekspos Hasil Rakor PTA Padang  KPA Lubuk Basung Himbau Luaskan Hati

Briefing Kamis, Ekspos Hasil Rakor PTA Padang KPA Lubuk Basung Himbau Luaskan Hati

Lubuk Basung | www.pa.lubukbasung.go.id Kamis/ 24 Oktober 2019. Briefing sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan di PA Lubuk Basung. Briefing diagendakan 2 kali seminggu sebagai wadah evaluasi kerja serta...

Ketua dan KB PA Lubuk Basung  Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H  Waka PTA Padang Baru

Ketua dan KB PA Lubuk Basung Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H Waka PTA Padang Baru

Lubuk Basung | www.pa.lubukbasung.go.id Rabu/ 23 Oktober 2019. Afrizal, S.Ag, MH Ketua PA Lubuk Basung bersama Wakilnya Laila Nofera Bakar, S.Ag, M. Ag pada hari ini Rabu tanggal   ...

Ketua PA Lubuk Basung "Selamat Hari Santri Nasional"

Ketua PA Lubuk Basung "Selamat Hari Santri Nasional"

Lubuk Basung | www.pa.lubukbasung.go.id Selasa/ 22 Oktober 2019. Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung Afrizal, S.Ag, MH ikuti acara peringatan Hari Santri Nasional yang diadakan di halaman Kantor Pemerintah Daerah...

KPA Lubuk Basung Terima Kunjungan  Studi Tiru PA Sijunjung

KPA Lubuk Basung Terima Kunjungan Studi Tiru PA Sijunjung

Lubuk Basung | www.pa.lubukbasung.go.id Jumat/ 18 Oktober 2019. Setelah seminggu yang lalu menyambut kunjungan studi tiru PA Talu dan Pulau Punjung, Ketua PA Lubuk Basung Afrizal, S.Ag, MH didampingi...

Nyalakan Lilin

oleh ust. Anis Matta Lc. (wakil ketua DPR RI 2009-2014).

Apa arti sebuah lilin dalam kehidupan? Mungkin ini terlalu dipertanyakan. Sebab, lilin hanya sebuah benda kecil. Kegunaannya baru Nampak ketika lampu listrik di rumah kita padam. Tapi, lilin adalah cahaya. Dan cahaya merupakan sebentuk materi. Kebalikannya adalah gelap. Yang terakhir ini bukan materi. Ia tidak memiliki daya. Ia adalah keadaan hampa cahaya. Karena itu, meskipun kecil, lilin selalu dapat mengusir gelap.

Allah memisalkan petunjuk dengan cahaya, kesesatan sebagai gelap. Ini mengisyaratkan, pasukan kesesatan tak memiliki sedikitpun daya di depan pasukan cahaya. Ia hadir ketika pasukan cahaya menghilang. Sepanjang sejarah, umat kita mengalami kesesatan ketika ‘roda pergerakan syiar dakwah’ berhenti bergerak.

Disini tersirat sebuah kaidah syiar dakwah. Bahwa gelap yang menyelimuti langit kehidupan kita, sebenarnya dapat diusir dengan mudah, bila kita mau menyalakan lilin syiar ini kembali. Berhentilah mengikuk gelap. Ia toh tak berwujud dan tak berdaya. Kita tak perlu memanggil matahari untuk mengusirnya. Tidak juga bulan.

Tak ada yang dapat kita selesaikan dengan kutukan. Sama seperti tak bergunanya, ratapan di depan sebuah bencana. Musibah, jahiliyah, kekalahan yang sekarang merajalela di seantero dunia Islam kita, tak perlu ‘di islah’ dengan kutukan ataupun ratapan. Sebab kedua tindakan itu tidak menunjukan sikap ‘Ijabiyah’ (positif) dalam menghadapi realita. “Adalah lebih baik menyalakan sebatang lilin daripada mengutuk kegelapan”.

Sikap ijabiyah menuntut kita untuk menciptakan kehadiran yang berimbang dengan kehadiran fenomena jahiliyah dalam pentas kehidupan. Ini mungkin tak kita selesaikan dalam sekejap. Tapi sikap mental imani yang paling minimal, yang harus terpatri dalam jiwa kita, adalah membuang keinginan untuk pasrah atau menghindari kenyataan. Kenyataan yang paling buruk sekalipun, tidak boleh melebihi besarnya kapasitas jiwa dan iman kita untuk menghadapinya.

Disini ada sebuah pengajaran yang agung. Bahwa sudah saatnya kita membuang kecenderungan meremehkan potensi diri kita. Ketika kita mempersembahkan sebuah amal yang sangat kecil, saat itu kita harus membesarkan jiwa kita dengan mengharap hasil yang memadai. Sebab amal yang kecil itu, selama ia baik, akan mengilhami kita untuk melakukan amal yang lebih besar. Ibnul Qayyim mengatakan, sunnah yang baik, akan mengajak pelakunya melakukan ‘saudara-saudara’ sunnah itu.
Akhirnya, tutuplah matamu dan nyalakan lilin, lalu: “Katakanlah, telah datang kebenaran. Sesungguhnya kebatilan itu pasti sirna”.

Sumber : http://www.kisahinspirasi.com/2012/08/kisah-inspirasi-nyalakan-lilin.html

Photo Galeri

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow

Video Galeri

Artikel & Kisah Inspiratif

PALB Facebook