Fokus PA. Lubuk Basung

Kalender Kegiatan

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Berita PA.Lubuk Basung

Eksekusi Perdana th 2018

Eksekusi Perdana th 2018

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. // Rabu, 18/04/18 Eksekusi Tanah seluas 15.481 M2 di Jalan Batang Piarau Jorong...

Asistensi TIM Akreditasi PTA Padang

Asistensi TIM Akreditasi PTA Padang

Penyampaian Asistensi oleh TIM Akreditasi PTA. Padang This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. // Selasa, 27 Maret 2018 kemaren...

Sidang Keliling di Tahun 2018

Sidang Keliling di Tahun 2018

Kamis, 22 Maret 2018 Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kinerja Pengadilan Agama Lubuk Basung di bidang pelayanan publik terhadap masyarakat pencari keadilan. Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung Drs....

PA. Lubuk Basung Kedatangan TIM Supervisi Peninjauan Pembangunan/Rehab Gedung

PA. Lubuk Basung Kedatangan TIM Supervisi Peninjauan Pembangunan/Rehab Gedung

Jum'at 16/03/2018 Pengadilan Agama Lubuk Basung kedatangan TIM Supervisi Peninjaun Pembangunan/Rehab Gedung, tim yang ditugaskan Oleh Plt. Kepala Biro Perlengkapan Badan Urusan Administrasi  Mahkamah Agung Republik Indonesia  JAMALUDIN,...

Tiga Puluh September Dalam Kaleidoskop

Hari ini Pengadilan Tinggi Agama Padang memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Hari Kesaktian Pancasila sejogjanya jatuh tanggal 1 Oktober 2017, hari selamatnya Indonesia dari pemberontakan. Upacara dilaksanakan tanggal 2 berdasarkan instruksi Sekretaris Mahkamah Agung RI berdasarkan surat nomor 882/SEK/HM.01.2/09/2017 maka seluruh pengadilan pada empat lingkungan peradilan menyelenggarakan upacara bendera pada hari Senin tanggal 2 Oktober 2017 dengan tema Kerja Bersama Berdasarkan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur.

Upacara Bendera Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Hari yang ditetapkan oleh Soeharto melalui surat Keputusan Presiden nomor 153/1967 ini diperingati oleh seluruh jajaran Pengadilan Tinggi Agama Padang mulai dari Hakim Tinggi hingga tenaga honorer. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang yang bertindak sebagai inspektur upacara memimpin upacara secara hikmat dengan Fadhliamin, S.SI. sebagai komandannya, Rifka Hidayat, S.H. sebagai ajudan, Millia Sufia, S.E.,S.H.,M.M. sebagai pembaca naskah pembukaan UUD 1945 dan Listya Rahma, A.Md. sebagai pembawa acara. Upacara juga lebih hidmat dengan pembacaan ikrar oleh Drs. H. Thamrin Habib, S.H., M.H.I. dan ditutup dengan pembacaan doa oleh Ismail, S.H.I., M.A.

Sebagaimana yang diucapkan oleh pembaca ikrar, memang sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri, termasuk yang paling mengiris hati adalah tragedi penghianatan oleh Partai Komunis Indonesia pada tanggal 30 September 1965 yang  dikenal dengan G30S/PKI. Maka dalam ikrar tersebut, semua peserta upacara yang diwakili oleh pembaca ikrar membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahkan tidak tanggung-tanggung, ikrar ini dibacakan dengan minta persaksian Tuhan Yang Maha Esa Yang Maha Mengetahui. Semoga dengan ini, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini juga membawa kebaikan untuk NKRI tercinta.

Momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini tidak jauh berselisih dengan 10 Muharram 1439 H yang jatuh 2 hari sebelumnya. Menurut beberapa riwayat disebutkan, banyak peristiwa penting terjadi di hari itu pada masa yang lalu, di antaranya Nabi Adam 'alaihissalam bertobat kepada Allah dari dosa-dosanya dan tobat tersebut diterima oleh-Nya, berlabuhnya kapal Nabi Nuh di bukit Judi dengan selamat, setelah dunia dilanda banjir yang menghanyutkan dan membinasakan, selamatnya Nabi Ibrahim 'alaihissalam dari siksa Namrud, berupa api yang membakar, Nabi Yusuf 'alaihissalam dibebaskan dari penjara Mesir karena terkena fitnah, Nabi Yunus 'alaihissalam selamat, keluar dari perut ikan, Nabi Ayyub 'alaihissalam disembuhkan Allah dari penyakitnya, Nabi Musa 'alaihissalam dan umatnya kaum Bani Israil selamat dari pengejaran Fir’aun. Disamping itu juga peristiwa yang sangat memilukan umat Islam sampai hari ini yaitu terbunuhnya cucu kesayangan Nabi Muhammad SAW yaitu Husain di Karbala yang peristiwa tersebut di Sumatera Barat tepatnya di kota Pariaman diperingati setiap tahun.

Melirik 8 tahun yang lalu, masih terngiang ditelinga, masih terlintas dalam diingatan, 30 September 2009 yang memilukan. “Bak banang dilando ayam, bak bumi diguncang gampo” dalam pepatah orang Minangkabau. Tanpa kabar yang dibawa pewarta, datanglah gempa mengguncang Kota Padang dengan tiba-tiba, yang tidak diduga sama sekali sehingga timbul kekacauan dan kepanikan. Gedung kantor PTA Padang roboh, menimpa kendaraan yang ada di bawahnya, tidak saja kendaraan dinas tetapi juga kendaraan pribadi. Menyisakan tangisan kesedihan. Ada tangisan yang tampak oleh orang yang melihat, ada tangisan yang ditelan kedalam yang tidak menampakkan titik air mata. Data perencanaan anggaran yang ditunggu tidak teringat lagi, entah sampai entah dihoyak gempa dijalan RKAKL PA Talu itu. Bpk. Irsyadi Wakil Sekretaris semasa itu, tidak teringatkan lagi di dalam gedung, yang ingat hanya badan sendiri masing-masing pegawai yang masih ada di dalam kantor ketika itu, terhuyung digoyang gempa sambil berlari hingga keluar pagar kantor, Bapak Mukhlis Kasubag Keuangan semasa itu dan seorang stafnya Aidil Akbar.

Mobil yang tertimpa dan terhimpit gedung

Gedung PTA Padang di Jl Gajah Mada setelah dilanda gempa 2009

Satu jam sebelumnya, telah disiapkan utusan petenis dalam PTWP PTA Padang untuk pergi berlaga di Jambi. Belum sampai keluar dari Kota Padang, gempa sudah mengguncang, orang yang belum sampai di tujuan berbaliklah kembali. Berjalan kaki lebih mudah ketika itu daripada berkendara. Semua orang mencari tempat yang tinggi, bahkan tempat yang menurut akal tidak akan sampai air kesana jikalau pun tsunami menimpa, orang masih terus berjalan. Itulah, entah cobaan menimpa entah azab yang sudah turun, di sore hari Rabu itu.

Lobi Kantor PTA Padang terlihat rusak

Semoga dengan mengenang sejarah ini akan menjadikan kita orang yang tangguh dan menjadi roolmodel bagi kementerian dan lembaga lain dan tumpuan harapan bagi masyarakat pencari keadilan serta menjadi ulama ditengah masyarakat. Aamiin. Wallahu a'lam bishawab.

Sumber : http://pta-padang.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2371:tiga-puluh-september-dalam-kaleidoskop&catid=29:berita-pta-padang

Photo Galeri

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow

Video Galeri

Artikel & Kisah Inspiratif

PALB Facebook