• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
STANDARD OPERATING PROSEDURE (SOP)

STANDARD OPERATING PROSEDURE (SOP) KEPANITERAAN DAN KESEKRETARIATAN
SELENGKAPNYA....
PROSEDUR DAN PROSES BERPERKARA

PROSEDUR DAN PROSES BERPERKARA DI PENGADILAN AGAMA LUBUK BASUNG.
SELENGKAPNYA....
PERSYARATAN PENDAFTARAN PERKARA

PERSYARATAN KELENGKAPAN SURAT/ BERKAS PENGAJUAN PERKARA DI PENGADILAN AGAMA LUBUK BASUNG
SELENGKAPNYA....
PROSEDUR PEMBAYARAN VIA BANK

PROSEDUR PEMBAYARAN PANJAR BIAYA PERKARA LEWAT BANK DI PENGADILAN AGAMA LUBUK BASUNG
SELENGKAPNYA....
PROSEDUR PENGEMBALIAN SISA PANJAR
PROSEDUR PENGEMBALIAN SISA PANJAR BIAYA PERKARA DI PENGADILAN AGAMA LUBUK BASUNG
SELENGKAPNYA....
PROSEDUR PERMOHONAN PRODEO

PROSEDUR BERPERKARA SECARA CUMA-CUMA (PRODEO) DI PENGADILAN AGAMA LUBUK BASUNG.
SELENGKAPNYA....
PROSEDUR EKSEKUSI

PROSEDUR EKSEKUSI DI PENGADILAN AGAMA LUBUK BASUNG.
SELENGKAPNYA....


ketua_sambutan.jpgSelamat datang dan selamat berkunjung kami ucapkan kepada seluruh pengunjung website ini. Salam hangat juga kami sampaikan kepada seluruh pengguna dan pengunjung Situs Resmi Pengadilan Agama Lubuk Basung di manapun anda berada.

Kini, hanya dengan mengakses alamat kami di http://pa-lubukbasung.go.id baik dari komputer, laptop, tablet maupun smartphone, anda akan mendapatkan beragam informasi penting yang kami sajikan, mulai dari prosedur berperkara, jadwal persidangan, berita-berita terbaru dan informasi lainnya yang sangat berharga dan berkaitan dengan penyelenggaraan badan peradilan yang modern, transparan dan akuntabel. Dan menariknya, bagi para pengguna jejaring media sosial facebook, hanya dengan "like" halaman (fanspage) Pengadilan Agama Lubuk Basung, anda akan mendapatkan up-date berita terbaru.

Kami sadari bahwa website ini masih banyak kekurangan baik dari sisi tampilan, menu, maupun informasi dan data. Namun demikian, kami selalu berinovasi dan berkreasi demi terciptanya pelayanan dan penyelenggaraan peradilan yang berbasis pemanfaatan teknologi informasi yang modern dan terintegrasi, khususnya bagi masyarakat pencari keadilan di Kabupaten Agam.

Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung,

Drs. ASLAM

 

Statistik Perkara Tahun 2017
Per Kasus
Per Umur
Per Kecamatan
Home Persyaratan Pendaftaran Perkara

Renungan sebuah pernikahan, Antara Harapan dan Kenyataan

Email Cetak PDF

 
Saat Fulanah masih seorang gadis, yang ada di benaknya dan yang kemudian menjadi tekadnya adalah keinginan menjadi isteri shalihat yang taat dan selalu tersenyum manis. Pendeknya, ingin emberikan yang terbaik bagi suaminya kelak sebagai jalan pintas menuju surga.

Tekad itu diperolehnya setelah mengikuti berbagai 'tabligh', ceramah, dan seminar keputerian serta membaca sendiri berbagai risalah. Bahkan banyak pula ayat Al-Qur'an dan Hadits yang berkaitan dengan hal itu telah dihafalnya, seperti "Ar Rijalu qowwamuna alan nisaa'...","Faso- lihatu qonitatu hafizhotu lilghoibi bima afizhallah..." (QS. An-Nisa ayat 34). Juga Hadits :"Ad dunya ata', wa khoiru mata'iha al mar'atus sholihat." (dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah isteri sholihat). Atau, hadits "Wanita sholihat adalah yang menyenangkan bila dipandang, taat bila disuruh dan menjaga apa-apa yang diamanahkan padanya.
 
Begitu pula hadits "Jika seorang isteri sholat lima waktu, shaum di bulan Ramadhan dan menjaga kehormatan dirinya serta suaminya dalam keadaan ridha padanya saat ia mati, maka ia boleh masuk surga lewat pintu yang mana saja. (HR Ahmad dan Thabrani). Hadits yang berat dan seram pun dihafalnya, "Jika manusia boleh menyembah manusia lainnya, maka aku perintahkan isteri menyembah suaminya." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban) Figur isteri yang sholihat, taat, dan setia serta qona'ah seperti Kha- dijah r.a. benar-benar terpatri kuat di benak Fulanah dan jelas ingin ditirunya. Maka, tatkala Allah SWT telah menakdirkan ia mendapat jodoh seorang Muslim yang sholih, 'alim dan berkomitmen penuh pada Islam, Fulanah pun melangkah ke gerbang pernikahan dengan mantap. Begitu khidmat dan khusyu karena kesadaran penuh untuk beribadah dan menjadikan jihad dan syahid sebagai tujuan hidup berumah tangga.


EPISODE 2

Tatkala Fulan masih menjadi seorang jejaka, ia sering membatin, ber-angan-angan, dan bercita-cita membentuk rumah tangga Islami dengan seorang Muslimah sholihat yang menyejukkan hati dan mata. Alangkah bahagianya menjadi seorang suami dan seorang "qowwam" yang "qooimin bi nafsihi wa muuqimun lil ghoirihi" (tegak atas dirinya dan mampu menegakkan orang lain, terutama isteri dan anak-anaknya). Juga menjadi 'imam yang adil' yang akan memimpin dan mengarahkan isteri dan anak- anaknya.

Alangkah menenangkannya mempunyai seorang isteri yang akan dijaganya lahir dan batin, dilindungi dan disayanginya karena ia adalah amanah Allah SWT yang telah dihalalkan baginya dengan dua kalimat Allah SWT. Ia bertekad untuk mempergauli isterinya dengan ma'ruf (QS An-Nisa:19) dan memperhatikan hadits Rasulullah SAW tentang kewajiban-kewajiban seorang suami. "Hanya laki-laki mulialah yang memuliakan wanita." "Yang paling baik di antara kamu, wahai mu'min, adalah yang paling baik perlakuannya terhadap isterinya. Dan akulah (Muhammad SAW) yang paling baik perlakuannya terhadap isteri-isteriku." "Wanita seperti tulang rusuk manakala dibiarkan ia akan tetap bengkok, dan manakala diluruskan secara paksa ia akan patah." (HR. Bukhari dan Muslim).

Fulan pun bertekad meneladani Rasulullah SAW yang begitu sayang dan lembut pada isterinya. Tidak merasa rendah dengan ikut meringankan beban pekerjaan isteri seperti membantu menyapu, menisik baju dan sekali-sekali turun ke dapur seperti ucapan Rasulullah kepada Bilal : "Hai Bilal, mari bersenang-senang dengan menolong wanita di dapur." Karena Rasulullah suka bergurau dan bermain-main dengan isteri seperti berlomba lari dengan Aisyah r.a. (HR Ahmad), maka ia pun berkeinginan meniru hal itu serta menyapa isteri dengan panggilan lembut 'Dik' atau 'Yang'.


EPISODE-EPISODE SELANJUTNYA

Fulan dan Fulanah pun ditakdirkan Allah SWT untuk menikah. Pasangan yang serasi karena sekufu dalam dien, akhlaq, dan komitmen dengan Islam.

Waktu pun terus berjalan. Dan walaupun tekad dan cita-cita terus membara, kini banyak hal-hal realistis yang harus dihadapi. Sifat, karakter, pembawaan, selera, dan kegemaran serta perbedaan latar belakang keluarga yang semula mudah terjembatani oleh kesatuan iman, cita-cita, dan komitmen ternyata lambat laun menjadi bahan-bahan perselisihan. Pertengkaran memang bumbunya perkawinan, tetapi manakala bumbu yang dibubuhkan terlalu banyak, tentu rasanya menjadi tajam dan tak enak lagi.

Ternyata, segala sesuatunya tak seindah bayangan semula. Antara harapan dan kenyataan ada terbentang satu jarak. Taman bunga yang dilalui ternyata pendek dan singkat saja. Cukup banyak onak dan duri siap menghadang. Sehabis meneguk madu, ternyata 'brotowali' yang pahitpun harus diteguk. Berbagai masalah kehidupan dalam perkawinan harus dihadapi secara realistis oleh pasangan mujahid dan mujahidah sekalipun. Allah tak akan begitu saja menurunkan malaikat-malaikat untuk menyelesai- kan setiap konflik yang dihadapi. "InnAllaha laa yughoyyiru maa bi Qoumin hattaa yughoyyiru maa bi anfusihim"

Ada seorang isteri yang mengeluhkan cara bicara suaminya terutama jika marah atau menegur, terdengar begitu 'nyelekit'. Ada pula suami yang mengeluh karena dominasi ibu mertua terlalu besar. Perselisihan dapat timbul karena perbedaan gaya bicara, pola asuh, dan latar belakang keluarganya. Kejengkelan juga mulai timbul karena ternyata suami bersikap 'cuek', tidak mau tahu kerepotan rumah tangga, karena berang- gapan "itu khan memang tugas isteri." Sebaliknya, ada suami yang kesal karena isterinya tidak gesit dan terampil dalam urusan rumah tangga, maklum sebelumnya sibuk kuliah dan jadi 'kutu buku' saja.

Fulan pun mulai mengeluh. Ternyata isterinya tidak se-"qonaah" yang diduganya, bahkan cenderung menuntut, kurang bersahaja dan kurang bersyukur. Fulanah sebaliknya. Ia mengeluh, sang suami begitu irit bahkan cenderung kikir, padahal kebutuhan rumah tangga dan anak-anak terus meningkat.

Seorang sahabat Fulan juga kesal karena isterinya sulit menerima keadaan keluargan. Sebab musababnya sih karena perbedaan status sosial, ekonomi dan adat istiadat. Kekesalannya bertambah-tambah karena dilihatnya sang isteri malas meningkatkan kemampuan intelek-tual, manajemen rumah tangga, serta kiat-kiat mendidik anak. Sebaliknya, sang isteri menuduh suaminya sebagai "anak mama" yang kurang mandiri dan tidak memberi perhatian yang cukup pada isteri dan anak-anaknya. Belum lagi problem yang akan dihadapi pasangan-pasangan muda yang masih tinggal menumpang di rumah orang tua. Atau di dalam rumah mereka ikut tinggal kakak-kakak atau adik-adik ipar. Kesemua keadaan itu potensial mengundang konflik bila tidak bijak-bijak mengaturnya.

Kadang-kadang semangat seorang Muslimah untuk da'wah keluar rumah terlalu berlebihan. Tidak "tawazun". Hal ini dapat menyebabkan seorang suami mengeluh karena terbebani dengan tugas-tugas rumah tangga yang seabreg- abreg dan mengurus anak-anak. Selanjutnya, ada pula Muslimah yang terlalu banyak menceritakan kekurangan suaminya, kekecewaan-kekecewaannya pada suaminya. Padahal ia sendiri kurang instrospeksi bahwa ia sering lupa melihat kebaikan dan kelebihan suaminya.

Ada suami yang begitu "kikir" dalam memuji, kurang "sense of humor" dan "sedikit" berkata lembut pada isteri. Kalau ada kebaikan isteri yang dilihatnya, disimpannya dalam hati, tetapi bila ia melihat kekurangan segera diutarakannya. Bahkan ada pula pasangan suami-isteri yang memiliki problem "hubungan intim suami-isteri". Mereka merasa tabu untuk membicarakannya secara terus terang diantara mereka berdua. Padahal akibatnya menghilangkan kesakinahan rumah tangga.

Kalau mau dideretkan dan diuraikan lagi, pasti daftar konflik yang terjadi di antara pasangan suami-isteri muda Muslim dan Muslimah akan lebih panjang lagi. Memang, persoalan-persoalan tidak begitu saja hilang. Rumah tangga tidak pasti akan berjalan mulus tanpa konflik hanya dengan kesamaan fikrah dan cita-cita menegakkan Islam. Mereka yakni Fulan dan Fulanah cs tetap manusia-manusia biasa yang bisa membuat kekhilafan dan tidak lepas dari kekurangan-kekurangan. Dan mereka pun pasti mengalami juga fluktuasi iman.

Pasangan yang bijak dan kuat imannya akan mampu istiqomah dan lebih punya kemampuan menepis badai dengan menurunkan standar harapan. Tidak perlu berharap muluk-muluk seperti ketika masih gadis atau jejaka. Karena, ternyata kita pun belum bisa mewujudkan tekad kita itu. Sebagai Muslim dan Muslimah hendaknya kita sadar, tidak mungkin kita dapat menjadi isteri atau suami yang sempurna seperti bidadari atau malaikat. Maka kita pun tentunya tidak perlu menuntut kesempurnaan dari suami atau isteri kita.

"Just the way you are" lah. Kita terima pasangan hidup kita seadanya, lengkap dengan segala kekurangan (asal tidak melanggar syar'i) dan kelebihannya. Kita memang berasal dari latar belakang keluarga, kebiasaan, dan karakter yang berbeda, walau tentunya dien, fikrah, dan cita- cita kita sama. Pada saat ghirah tinggi, iman dalam kondisi puncak, "Prima", semua perbedaan seolah sirna. Namun pada saat "ghirah" turun, iman menurun, semua perbedaan itu menyembul kepermukaan, mengganjal, mengganggu, dan menyebalkan. Akibatnya tidak terwujud sakinah.

Kiat utama mengatasi permasalahan dalam rumah tangga, tentunya setelah berdoa memohon pertolongan Allah SWT dan mau ber"muhasabah" (introspeksi), adalah mengusahakan adanya komunikasi yang baik dan terbuka antara suami- isteri. Masalah yang timbul sedapat mungkin diselesaikan secara intern dulu di antara suami-isteri dengan pembicaraan dari hati ke hati. "Uneg-uneg" yang ada secara fair dan bijak diungkapkan.

Selanjutnya, yang memang bersalah diharapkan tidak segan-segan mengakui kesalahan dan meminta maaf. Yang dimintai maaf juga segera mau memaafkan dan tidak mendendam. Masing-masing pihak berusaha keras untuk tidak mengadu ke orang tua, atau orang lain. Jadi tidak membongkar atau membe- berkan aib dan kekurangan suami atau isteri. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tidak membanding-bandingkan suami atau isteri dengan orang lain, karena itu akan menyakitkan pasangan hidup kita. Setelah itu, masing-masing juga perlu 'waspada' agar tidak terbiasa kikir pujian dan royal celaan.

Jika terpaksa, kadnag-kadang memang diperlukan bantuan pihak ketiga (tetapi pastikan yang dapat dipercaya keimanan dan akhlaqnya) untuk membantu melihat permasalahan secara lebih jernih. Kadang-kadang "kacamata" yang kita pakai sudah begitu buram sehingga semua kebaikan pasangan hidup kita menjadi tidak terlihat, bahkan yang terlihat keburukannya saja. Orang lain yang terpercaya InsyaAllah akan bisa membantu menggosok 'kacamata' yang buram itu. Alhamdulillah ada yang tertolong dengan cara ini dan mengatakan setelah konflik terselesaikan mereka pun berbaikan lagi seperti baru menikah saja ! Layaknya !

Dengan berikhtiar maksimal, bermujahadah, dan bersandar pada Allah SWT, InsyaAllah kita dapat mengembalikan kesakinahan dan kebahagiaan rumah tangga kita, serta kembali bertekad menjadikan jihad dan syahid sebagai tujuan kita berumah tangga. Amiin yaa Robbal'aalamiin.

Wallahu a'lam bishowab.
 
 
Jangan lupa beri komentarnya yaa!!!!!
LAST_UPDATED2  

Add comment


Security code
Refresh

Kisah Inspiratif
Kisah Malik, Putri Kecil dan Ular Besar Kisah Malik, Putri Kecil dan Ular Besar Aku adalah seorang petugas keamanan di masa mudaku dan suka dengan khamr. Aku minum anggur siang ... Read more
Dosa yang Lebih Hebat dari Berzina Dosa yang Lebih Hebat dari Berzina Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya ya... Read more
SEE-DO-GET SEE-DO-GET Sekelompok wisatawan tertahan di suatu tempat asing di luar kota. Mereka hanya menemukan bah... Read more
Kerdil di Hadapan Sang Pencipta Kerdil di Hadapan Sang Pencipta Beberapa waktu lalu, saya diingatkan oleh salah satu imam masjid, agar ikut sholat hajat sesudah s... Read more
Tidak Seperti Yang Terlihat Tidak Seperti Yang Terlihat Anda sedang sedih merenungi nasib ?  Merasa anda menjalani skenario kehidupan yang tidak menyenangka... Read more
Kisah Wortel, Telur dan Kopi Kisah Wortel, Telur dan Kopi Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa be... Read more
1.000 Vs 100.000 1.000 Vs 100.000 Uang Rp.1000 dan Rp 100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan diedarkan oleh da... Read more
Renungan sebuah pernikahan, Antara Harapan dan Kenyataan Renungan sebuah pernikahan, Antara Harapan dan Kenyataan  Saat Fulanah masih seorang gadis, yang ada di benaknya dan yang kemudian menjadi tekadnya adalah... Read more
Pembelajaran Bagi Orang Tua Dalam Memilih Menantu Pembelajaran Bagi Orang Tua Dalam Memilih Menantu  Saudaraku.. Suatu hari Yazid bin Muawiyah ra datang menemui Abu Darda ra untuk menyunting putriny... Read more
Kaya Dan Miskin Kaya Dan Miskin Satu hari, seorang ayah yang berasal dari keluarga kaya membawa anaknya dalam satu perjalanan kel... Read more
Hidup Janganlah Seperti Truk Sampah Hidup Janganlah Seperti Truk Sampah Suatu hari ada sebuah taxi yang menuju ke Bandara. Taxi itu melaju pada jalur yg benar ketika tiba... Read more
Renungan Buat Suami Dan Isteri Renungan Buat Suami Dan Isteri A) WAHAI PARA SUAMI, Apakah membebanimu wahai hamba Allah, untuk tersenyum di hadapan isterimu ... Read more
Asuransi Illahi Asuransi Illahi Ada dua saudagar… salah satunya berasal dari Kuwait dan satunya lagi berasal dari Saudi Arabia... Read more
Dampingi Aku Selamanya... Dampingi Aku Selamanya... Disebuah rumah sederhana yang asri tinggal sepasang suami istri yang sudah memasuki usia senja. P... Read more
10 Wasiat Ibu Kepada Putrinya, Sang Pengantin Baru 10 Wasiat Ibu Kepada Putrinya, Sang Pengantin Baru Wahai anakku, peganglah 10 wasiat ini, insya Allah kebahagiaan akan menjadi milikmu. Pertama, iri... Read more
Menyederhanakan Kriteria Calon Pasangan Hidup Menyederhanakan Kriteria Calon Pasangan Hidup Bisa jadi, menikah menjadi satu-satunya ibadah yang paling banyak dipertimbangkan sebelum seseora... Read more
Hakikat dan Rahasia Ujian Allah Hakikat dan Rahasia Ujian Allah Ujian adalah sebuah keniscayaan dalam kehidupan. Sebagai pribadi biasa atau pribadi yang bertitel... Read more
Kisah Ayah dan Anak Menemukan Kisah Ayah dan Anak Menemukan "Surga" Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yang sedang membaca koran… anak : “Ayah, ayah,” ... Read more
Kisah Tahajjud Seorang Pengangguran Kisah Tahajjud Seorang Pengangguran Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Banyak orang bergembira selepas lulus kuliah. Namun tidak demikian... Read more
Kisah Jin Penghalang Jodoh Kisah Jin Penghalang Jodoh Ustadz Zunaidi, seorang praktisi Ruqyah Syar’iyah menceritakan salah satu kasus yang ditanganinya.... Read more
Pilihan Bahasa :

Keadaan Perkara

An Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image Slideshow
 
spinner

Log-in

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday354
mod_vvisit_counterYesterday1558
mod_vvisit_counterThis week5885
mod_vvisit_counterLast week21178
mod_vvisit_counterThis month63862
mod_vvisit_counterLast month111702
mod_vvisit_counterAll days3666004
We have: 17 guests online
Your IP: 54.81.195.240
 , 
Today: Nov 23, 2017

Hakim

Pegawai

An Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image SlideshowAn Image Slideshow 
spinner

Situs Terkait











Aplikasi Online Satker

URL Aplikasi Online
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Link PA Se-Sumbar

















Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Support Online

Admin Vera
Telephone number of Admin Vera 0752-76040

Secured by Siteground Web Hosting